Charging batere tanpa kabel (wireless charger device)

SEJARAH

  Masih memiliki masalah dalam mencari lokasi dan colokan yang tepat untuk mengisi ulang baterei yang lemah (low bat) pada perangkat genggam? Suatu saat, baterai ponsel Anda habis di luar perkiraan, Anda kebingungan mencari teman yang memiliki ponsel yang bermerek sama dengan milik Anda. Kalaupun ada, mungkin harus menunggu sampai ponsel sejawat Anda itu terisi penuh. Sebuah solusi bagi masalah yang amat menyebalkan di dunia modern ini akan segera tiba. Solusi itu berupa sebuah papan yang dapat melakukan pengisian ulang (charging) bagi berbagai perangkat elektronik genggam sekaligus.
  Mulai komputer, telepon seluler (ponsel) hingga mouse kini terkena imbas tren wireless (nirkabel) di mana alat-alat tersebut bisa digunakan tanpa perlu menyambung kabel. Namun seberapa jauh kaki melangkah, sewaktu-waktu seorang pengguna ponsel atau komputer jinjing harus tetap mencari sambungan listrik jika energi baterainya habis. Tentu saja untuk mengisi ulang baterai ini bukan perkara mudah,sebab tidak bisa dilakukan di sembarang tempat yang tidak ada koneksi listriknya.
Saya sebagai penulis ide kreatif ini sempat muncul pemikiran iseng tentang kemungkinan wireless power alias mengisi ulang baterai tanpa menggunakan kabel. Sebuah pemikiran yang waktu itu dianggap mustahil, mana mungkin mengisi ulang sebuah baterai dengan energi listrik tanpa bantuan kabel? 
  Wireless power juga dapat diartikan sebagai mengisi ulang baterai tanpa menggunakan kabel. Sedangkan wireless itu sendiri memiliki persamaan menghantar listrik tanpa kabel. Listrik bisa dihantarkan tanpa media sejauh dua meter. 
  Teknologi inovatif ini merupakan sebuah solusi bagi kita yang ingin memperoleh sisi kepraktisan di saat mengisi ulang baterai. Sisi praktisnya, tidak perlu kabel saat mengisi ulang. Baterai cukup diletakkan saja pada peranti tersebut.
  Solusi ini memiliki dua bagian penting, yakni berupa sebuah modul penerima (receiver) yang dapat dikustomisasi ke beberapa ukuran, bentuk, atau lekukan dari peranti. Kehadirannya tidak tampak berpengaruh pada penampilan produk. Dirancang untuk digunakan pada PDA, handphone, personal music player, dan konsol game. 
Selain itu bantalan dari universal wireless charging yang dicolokkan ke stop kontak listrik dan dapat ditempatkan dalam beberapa permukaan tanpa menimbulkan efek kejut listrik atau discharge.

VISI

  Visi kami dari tenaga tanpa kawat (kabel) adalah bahwa konsumen akan mampu mengecas (charge) portabel manapun, di manapun, dan kapanpun.
  Tujuan kami adalah untuk memudahkan membawa alat cas (charge) di mobil, di dalam hotel, di dalam cafe seperti halnya di rumah dan di dalam kantor. Sesungguhnya di manapun kamu ingin mengisi batereimu.
  Walaupun kita tidak mempunyai suatu bola kaca untuk meramal, kita mempunyai strategi, sumber daya dan kemampuan untuk menerapkan visi kami dalam waktu yang akan datang sekitar tiga sampai lima tahun. Hasil dari usaha kami akan jadi suatu kemudahan mengakses energi dengan alat cas (charge) yang mendukung. Ini akan memungkinkan adanya penerima tenaga tambahan, dan menyebabkan permintaan pasar meningkat menggerakkan penerima akan ditempelkan di dalam telepon mu, MP3/MEDIA player dan alat yang lain. Kawat(kabel) yang terakhir itu akan hilang dan alat cas (charge) yang baru akan hadir tanpa kita sadari.

Manfaat

  Ide ini muncul dari frustrasi saya sendiri dan beberapa orang disekitar dari berbagai hal yang ada dalam keseharian dalam pengecasan (charge) portabel. Mengecas (charge) alat portabel adalah suatu perjuangan dan kita ingin membuatnya menjadi lebih sederhana.
  Kita semua bisa menghubungkannya dengan sikap frustasi dalam mencari alat cas (charge) yang benar, mencari ruang stop kontak yang bebas atau memainkan konektor hanya untuk menyimpan portabel kita.

  Suatu cara yang baru menggerakkan alat berdasar pada energi tanpa kawat (kabel):

  1. Untuk menghapuskan kebutuhan akan suatu pengecasan (charge) yang berbeda untuk tiap-tiap alat.
  2. Keseluruhan proses menjadi mudah dan tanpa usaha keras.